Mahasiswa…?

Bismillahirahmanirohim

Hidup Mahasiswa ,

Mahasiswa ? Apakah kita pantas disebut seorang mahasiswa ?. Suatu pertanyaan yang amat singkat namun memiliki makna yang amat besar. Mahasiswa, status bagi seseorang yang sedang menjalani proses perkuliahan. Seseorang yang sedang dalam masa yang sangat berapi – api. Seorang yang dapat membawa perubahan atau bahkan kehancuran di dunia ini. Seorang yang sebenarnya harus bisa menjadi pelita di kegelapan, menjadi penerang ketika dunia berada dalam suatu kenistaan.

Dalam setiap kebangkitan, pemuda adalah rahasia kekuatannya. Dalam setiap fikrah, pemuda adalah pengibar panji – panjinya.Yang dimaksud pemuda disini tak lain ialah mahasiswa. Jadi sudah jelas bahwasanya seorang mahasiswa itu sesungguhnya harus menjadi seorang penegak kebenaran.

Namun yang menjadi pertanyaan, Apakah mahasiswa saat ini, sudah sama dengan yang dunia harapkan. Menjadi seorang penegak kebenaran. Saya rasa tidak, mahasiswa saat ini sudah lupa akan peranannya di dunia ini. Hedonisme, itulah barangkali kegiatan yang amat sering dilakukan oleh mahasiswa saat ini. Sungguh jauh dari peranannya sebagai penegak kebenaran.

Cobalah sekarang kita bayangkan, diri kita berada di zaman orde baru, masa ketika Indonesia berada dalam suatu polemik kekuasaan. Apakah mahasiswa saat itu hanya melakukan hedonisme ?. Tidak kawan, merekalah sosok yang mestinya kita contoh. Patriot – patriot yang ikhlas berjuang untuk menegakan kebenaran, mendapatkan kebebasan dari seorang penguasa yang dzalim.

Seharusnya sekarang kita malu. Malu karena kita hanya bisa jadi benalu. Kita hanya bisa menjadi penambah kebobrokan bangsa ini. Malu karena tidak dapat memberikan apa – apa pada dunia ini, pada bangsa ini, pada agama ini. Seakan – akan kita hanyalah menjadi kambing conge yang hidungnya ditusuk, sehingga apa yang dikatakan orang lain terus kita ikuti, tanpa melihat efek dari perbuatan yang kita lakukan.

Coba sekarang kita pikirkan kawan. Jika dulu Seokarno dan Hatta hanya berdiam diri saja. Hanya berpesta saja. Apakah Indonesia akan merdeka ?. Jawabannya tidak. Ingat perubahan tidak akan terjadi jika tidak ada pergerakan. Dan untuk bergerak itu diperlukan keikhlasan yang amat besar.

Yuk, mulai dari sekarang kita coba minimalisir kesalahan – kesalahan yang selama ini kita perbuat. Cobalah untuk berfikir cerdas. Apakah kehancuran ini akan terus menerus terjadi , selamanya ?. Dan kita sebagai mahasiswa hanya diam terpaku, terkujur kaku melihat itu semua. Sedikit demi sedikit mati dalam keputus asaan.

Bangkitlah pejuang. Bangkitlah wahai patriot penegak kebenaran. Hancurkan semua belenggu yang menutup hati kita. Barangkali memang pada awalnya ada rasa enggan dalam diri kita untuk melakukan itu. Tapi tekanlah rasa itu seiring dengan progress yang kita lakukan. Sering seringlah berdiskusi didalam forum, baca buku, dan up to date pada berita saat ini. Terakhir, cobalah untuk berorganisasi, niscaya dengan beroganisasi kita akan bertemu dengan orang – orang yang satu tujuan dengan kita. Hal itu dimaksudkan karena dalam bergerak, kita tidak bisa bergerak sendiri, haruslah ada orang – orang yang membantu kita.

Selamat berjuang kawan,

Hidup Mahasiswa

Advertisements
Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Comments

  • nocomment  On August 4, 2011 at 12:33 pm

    mahasiswa hanya bisa d kendalikan aja ga bisa ngendaliin sudah terbukti dari demo demo yg udah ada cuma teriak teriak kosong tanpa ada hasil

    kritik tanpa solusi dan perubahan = sampah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: